Senin, 25 Januari 2016

Definisi Kentang

Kentang (Solanum tuberosum L.) adalah tanaman dari suku Solanaceae yang memiliki umbi batang yang dapat dimakan dan disebut "kentang" pula. Umbi kentang sekarang telah menjadi salah satu makanan pokok penting di Eropa walaupun pada awalnya didatangkan dariAmerika Selatan.
Penjelajah Spanyol dan Portugis pertama kali membawa ke Eropa dan mengembangbiakkan tanaman ini.
Bunga kentang.
Tanaman kentang asalnya dari Amerika Selatan dan telah dibudidayakan oleh penduduk di sana sejak ribuan tahun silam. Tanaman ini merupakan herba (tanaman pendek tidak berkayu) semusim dan menyukai iklim yang sejuk. Di daerah tropis cocok ditanam di dataran tinggi.
Bunga sempurna dan tersusun majemuk. Ukuran cukup besar, dengan diameter sekitar 3cm. Warnanya berkisar dari ungu hingga putih.

Persebaran

Menurut sejarahnya, kentang berasal dari lembah-lembang dataran tinggi di ChiliPeru, dan Meksiko. Jenis tersebut diperkenalkan bangsa Spanyol dari Peru ke Eropa sejak tahun 1565. Semenjak itulah, kentang menyebar ke negara-negara lain -termasuk Indonesia-. Menurut catatan awal di Indonesia, tumbuhan ini mulai ada semenjak tahun 1794, dimulai dengan penanaman di sekitar Cimahi.[1] Semenjak itu, kentang dapat ditemui pula di Priangan dan Gunung Tengger. Pada tahun 1812, kentang sudah dikenal dan dijual di Kedu. Sedangkan, diSumatera tumbuhan ini dikenal setahun sebelumnya, 1811. Kentang tumbuh di pegunungan dengan ketinggian antara 1000 mdpl hingga 2000 mdpl, pada tanah humus. Tanah bekas letusan gunung berapi yang berstruktur remah lebih disukai.[1]

Mengkonsumsi Kentang untuk Diet

Mengendalikan Berat Badan

Kentang yang tergolong pada starchy food atau makanan mengandung tepung, kini semakin banyak dihindari oleh pelaku diet rendah karbohidrat dan rendah indeks glikemi. Padahal, kentang terdiri dari beragam kandungan vitamin, mineral dan zat-zat bermanfaat lainnya. Kandungannya ini berguna sebagai pertahanan tubuh dalam melawan penyakit dan menyumbang pada kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Kentang dapat mengendalikan berat badan karena beberapa alasan berikut ini:

Membatasi selera makan dan memasok serat. Faktor penting untuk menurunkan dan mengelola berat badan adalah serat pangan. Dalam sistem pencernaan, serat tersebut akan berfungsi sebagai pengganjal yang dapat membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

Melancarkan sistem pencernaan. Kandungan serat  dalam  kentang  dapat membantu memperlancar pembuangan dari sistem pencernaan dan mencegah sembelit.

Memecah nutrisi menjadi energi.  Kentang kaya kandungan vitamin B6 yang berfungsi memecah karbohidrat dan protein menjadi glukosa dan asam amino, sebagai bahan bakar energi tubuh.

Kandungan Nutrisi dan Cara Mengolah
Apa saja kandungan nutrisi kentang? Satu buah kentang berukuran sedang mengandung sekitar 164 kalori, 37 gram karbohidrat, 4,3 gram protein, 0,2 gram lemak, 4,7 gram serat pangan, dan sama sekali tidak mengandung kolesterol.

Selain itu, kentang ukuran tersebut juga mampu memenuhi 2 persen kebutuhan kalsium per hari, 51 persen vitamin C, 9 persen zat besi, 30 persen vitamin B6, 12 persen mangesium dan 25 persen kebutuhan kalium. Mineral lain seperti fosfor, niasin, kolin dan zinc juga terdapat dalam kentang.

Kandungan garam pada kentang sebenarnya hanya sekitar 13 gram atau tidak lebih dari 1 persen asupan garam harian yang dianjurkan. Hanya saja, produk kentang yang sudah diolah, terutama kentang goreng atau makanan ringan, kandungan garamnya jauh lebih tinggi.

Yang juga perlu diketahui, nutrisi kentang terutama terkandung dalam kulitnya sehingga hindari mengupas kulit saat mengolahnya.

Salah satu proses pengolahan kentang yang baik yaitu dengan cara memanggang. Kentang dapat dipanggang didalam oven hingga berubah warna menjadi coklat dan garing.

Resep Kentang Panggang
Sajian kentang panggang ini menyediakan total 116 kalori, serta kandungan karbohidrat  sebanyak 18 gram, protein 2 gram, serat 2 gram, lemak jenuh 0,5 gram, lemak 4 gram dan sodium 20 gram. Sajian ini tidak mengandung kolesterol dan gula

Bahan-bahan yang diperlukan :

1 buah kentang ukuran sedang.
1 sendok makan minyak zaitun.
1 sendok teh bubuk bumbu herbal, atau dapat menggunakan herbal segar sesuai selera, seperti daun seledri.
Cara Membuatnya :

Rendam kentang dalam air es selama 5 menit. Kemudian, angkat dan keringkan. Belah bagian atasnya, hingga menjadi 4 bagian atau menjadi potongan lebih kecil.
Masukkan kentang ke dalam mangkuk lalu lumuri dengan minyak zaitun secara merata.
Panggang dalam oven selama 15 menit. Kemudian, balik posisi kentang. Panggang lagi selama 5 menit.
Taburkan bumbu herbal di atas kentang. Panggang lagi sekitar 5 menit, hingga kentang berubah warna menjadi coklat dan renyah.
Santap selagi hangat.
Anda dapat mencoba mengolah kentang sesuai selera. Ingat untuk tetap membatasi asupan kentang karena tinggi kandungan karbohidrat. Jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan dengan dokter atau ahli nutrisi sebelum mengonsumsi kentang dalam diet yang Anda lakukan.

Cara Penanaman Kentang

Cara Budidaya Kentang: Panduan Singkat


Siapa yang tidak kenal dengan bahan pangan yang satu ini? Sumber karbohidrat yang rendah gula ini semakin popular saja di masyarakat. Ya, kentang merupakan jenis sumber karbohidrat yang banyak dipilih masyarakat modern ini karena kadar gulanya yang tidak terlalu tinggi (lebih rendah dari nasi) sehingga banyak masyarakat yang berdiet dengan makanan ini. Selain itu, kehadiran French fries yang digemari oleh masyarakat menjadikan komoditi kentang semakin laris di pasaran.

Klasifikasi

  • Kingdom  : Plantae
  • Divisi         : Spermatophyta,
  • Subdivisi  : Angiospermae,
  • Kelas         : Dicotyledonae,
  • Ordo          : Solanales,
  • Famili       : Solanaceae,
  • Genus       : Solanum
  • Spesies     : Solanum tuberosum

Syarat Tumbuh Tanaman Kentang

Sebelum Anda mengetahui cara penanaman dan tahapan cara budidaya kentang, sebaiknya Anda ketahui terlebih dahulu syarat tumbuh tanaman ini. Jika lahan yang Anda miliki sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan untuk bertanam kentang, maka Anda bisa memulai menanam kentang saat ini juga.
  1. Bercocok tanam kentang memang cocok untuk ditanam di negara kita. Namun demikian, tanaman ini akan tumbuh dengan optimal di area sejuk, di dataran tinggi misalnya. Kentang yang ditanam di dataran rendah dengan suhu yang kurang dingin akan menghasilkan kentang berukuran kecil.
  2. Kentang merupakan jenis tanaman yang membutuhkan curah hujan sedang yakni 1500 mm per tahunnya.
  3. Kentang tumbuh dengan optimal pada suhu antara 15-18 derajat celcius di malam hari dan 24-30 derajat celcius di siang hari. Suhu seperti ini bisa diperoleh di daerah beriklim sejuk seperti di pegunungan misalnya.
  4. Sebaiknya tanaman kentang ditanam di wilayah yang tidak berangin. Mengapa demikian? Karena angin kurang cocok untuk jenis tanaman umbi dimana angina dapat dengan mudah menghembuskan berbagai macam virus dan penyakit yang berbahaya bagi tanaman kentang.

Mulai Berbudidaya Kentang

Seperti halnya berbudidaya jenis tanaman pangan lainnya, ada beberapa tahapan teknik budidaya kentang yang harus Anda perhatikan. Berikut ini adalah beberapa tahapan cara menanam kentang :

Persiapan Lahan

Kentang merupakan jenis tanaman yang membutuhkan lahan yang subur, gembur dan berhumus. Hal ini penting untuk diingat agar hasil panen kentang nantinya bisa optimal. Untuk itu, persiapan lahan untuk kentang agak berbeda dengan jenis tanaman lainnya. Letak perbedaannya ada pada dua hal :
  1. Pembajakan dilakukan sebanyak dua kali untuk menciptakan tanah yang kaya humus dan gembur. Perlakuan membajak diimbangi dengan mencangkul agar tanah benar-benar sesuai dengan harapan Anda. Membajak dan mencangkul kembali dilakukan setelah proses pembajakan dan pencangkulan pertama selesai dilakukan selama beberapa hari.
  2. Tanah yang akan ditanami kentang perlu ditambah ketinggiannya. Hal ini bukanlah tanpa alasan, karena meninggikan lahan ini bertujuan agar tanah kaya akan udara. Selain itu, proses peninggian ini tidak sulit dilakukan karena dapat dilakukan sambil membajak dan mencangkul.
Tips : Jangan sampai Anda lupa untuk menambahkan pupuk sebelum lahan ditanami. Pupuk ini dapat berupa pupuk kandang (dari kotoran sapi), pupuk kompos (dari sisa sayuran dan tanaman) maupun pupuk buatan agar tanah bernutrisi dan siap untuk ditanami.

Pembibitan Kentang

Proses pembibitan kentang dapat Anda lakukan sendiri yakni dengan menyimpan kentang hingga bertunas di gudang selama kurang lebih 4 bulan. Namun demikian, bagi Anda yang ingin membeli bibit kentang, tidak ada salahnya Anda bertransaksi di penjual bibittanaman kentang terdekat.
Yang perlu Anda ingat dalam membeli bibit pohon kentang adalah membeli bibit kentang yang berkualitas dan sehat. Sedangkan ciri fisik bibit kentang yang baik adalah seukuran telur bebek atau telur ayam dengan berat bibit seberat 30-80 gram. Untuk tunasnya, tunas yang baik untuk ditanam adalah tunas yang berukuran 2-3 cm dan berjumlah 3-5 tunas setiap bibit kentang.

Penanaman Kentang

Setelah Anda menyiapkan lahan dengan baik dan melakukan pembibitan dengan tepat, kini saatnya Anda mulai menanam bibit kentang Anda dengan cara tanam yang tepat. Penanaman kentang ini idealnya dilakukan kira-kira satu minggu setelah lahan disiapkan. Berikut ini beberapa panduan bermanfaat bagi Anda dalam teknik menanam kentang :
  1. Kubur bibit tanah sedalam kira-kira 8 cm di bawah permukaan tanah. Kedalaman tanah ini harus ideal, jangan sampai kentang terkubur terlalu dalam di dalam tanah.
  2. Pilih tunas bibit kentang yang paling baik dan letakkan tunas tersebut menjulang ke atas permukaan tanah, sehingga yang terlihat dari permukaan tanah adalah tunasnya saja.
  3. Semprotkanlah tunas tersebut dengan pestisida dengan ukuran ideal 500 liter larutan per hektar agar tanaman kentang dapat bertahan dari serangan hama di awal masa tumbuhnya.

Pemupukan dan Penyiangan

Tahapan yang satu ini merupakan tahapan yang cukup rumit namun bisa untuk dilakukan. Tahap pemupukan tanaman kentang dilakukan selama 20 hari sekali untuk menghasilkan panen kentang yang optimal.
Pemberian pupuk NPK dilakukan saat umbi mulai tumbuh yakni sekitar 30 hari setelah penanaman.Kemudian, pada fase hari 40 setelah penanaman, kentang kembali diberikan pupuk dengan HP tinggi (bisa didapatkan di toko pupuk). Setelah itu, pada hari ke 60 setelah penanaman, kentang kembali dipupuk dengan pupuk ber-PK tinggi dan pada hari ke 90 kentang diberikan pupuk dengan HP tinggi kembali.
Selain memupuk, penyiangan juga sangat penting untuk dilakukan. Gulma dan berbagai hewan pengganggu harus disingkirkan dari tanaman kentang agar dapat tumbuh maksimal. Selain itu, upaya agar umbi terus berada di dalam tanah dan tidak terkena sinar matahari sangatlah penting (agar umbi tidak beracun).
Selain itu, perlu Anda ketahui bahwa bunga yang tumbuh pada tanaman kentang harus segera dibuang dan pemberian air tidak boleh berlebihan.

Pemanenan

Pemanenan dilakukan saat tanaman kentang bagian atas telah mongering, yakni sekitar 85 hari setelah penanaman.

Kerugian Mengkonsumsi Kentang Goreng

Kerugian karena makan kentang goreng

Beberapa alasan mengapa Anda harus berhenti makan kentang goreng seperti dilansir oleh Fitnea adalah sebagai berikut: 

1. Kentang goreng mengandung lemak jahat.

Kentang goreng, memang enak. Namun mengandung lemak jahat dan lemak jenuh yang seiring berjalannya waktu bisa menjadi kanker. Menggoreng kentang menggunakan minyak biasa, dan bukan minyak alami seperti minyak zaitun, minyak bunga matahari, dan lainnya, bisa meningkatkan jumlah lemak jahat dalam makanan tersebut. Nantinya, lemak jahat yang menumpuk akan menyumbat arteri dan bisa menyebabkan penyakit seperti serangan jantung. Selain itu, meningkatnya jumlah lemak jahat biasanya dibarengi dengan jumlah kolesterol jahat yang juga ikut meningkat. 

2. Kentang goreng mengandung karbohidrat yang buruk

Kentang memiliki karbohidrat sederhana. Ini adalah jenis karbohidrat yang mudah diubah menjadi gula dalam tubuh. Ini membuat tubuh lebih mudah mencerna dan menyerapnya menjadi energi, atau justru menyimpannya menjadi lemak. Dengan kata lain, jika kalian tak langsung berolahraga dan membakar lemak setelah memakannya, kemungkinan kentang goreng bisa membuat kalian gemuk dengan cepat.

Tak hanya itu, mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat dalam kentang juga bisa membuat insulin cepat melonjak. Hal ini bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes. 

3. Kentang goreng mengandung lemak trans

Lemak trans sangat berbahaya karena bisa meningkatkan jumlah kolesterol buruk dan menurunkan tingkat kolesterol baik dalam tubuh. Bila mengonsumsi terlalu banyak makanan yang mengandung lemak trans akan meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, kanker, dan diabetes.

Cara Penyimpanan Kentang


  1. Gambar berjudul Store Potatoes Step 1
    1
    Pisahkan kentang. Setelah membeli sejumlah kentang atau mengumpulkannya dari kebun, luangkan waktu sejenak untuk memisahkannya. Carilah kentang yang kulitnya terdapat cacat, memar, atau kerusakan yang tampak lainnya. Kentang seperti ini tidak boleh disimpan—kentang seperti ini akan lebih cepat membusuk daripada kentang biasa dan bisa menyebarkan kebusukan pada kentang yang tidak rusak. Sebaliknya, pilihlah salah satu pilihan berikut ini:
    • Gunakan kentang yang rusak dalam waktu satu atau dua hari, dengan memotong bagian-bagian yang rusak atau cacat sebelum digunakan.
    • “Awetkan” kentang untuk mengubah kerusakan dan memperpanjang masa penyimpanan (lihatlah langkah pemulihan di bawah ini).
    • Buanglah kentang yang sangat rusak atau busuk.
  2. Gambar berjudul Store Potatoes Step 2
    2
    Simpanlah kentang sehat di tempat yang kering dan gelap. Jika sudah memisahkan kentang yang rusak dan yang tidak rusak, simpanlah kentang yang tidak rusak di tempat yang tidak terpapar cahaya atau kelembapan. Hal-hal seperti ini bisa menyebabkan kentang menghijau dan/atau membusuk. Contoh-contoh tempat yang baik adalah gudang bawah tanah dan lemari dapur yang terpisah.
    • Selain itu, kentang perlu berada di tempat yang berventilasi baik. Kebanyakan kentang dijual di dalam kantung berlubang-lubang yang memungkinkan udara mengalir---kantung seperti ini sangat bagus. Jangan pindahkan kentang ke dalam wadah kedap udara.
    • Jika Anda mencabut kentang sendiri dari kebun, coba tatalah di dalam keranjang anyaman atau kotak dengan lubang-lubang udara. Tambahkan selembar koran di antara tiap lapisan. Tutupi lapisan atas dengan koran.
  3. Gambar berjudul Store Potatoes Step 3
    3
    Jagalah agar suhunya tetap dingin. Kentang paling baik disimpan pada suhu kurang dari 10 derajat Celsius.[1]Untuk penyimpanan maksimal, kentang harus berada pada suhu antara 2-4 derajat Celsius. Ruangan yang gelap dan dingin seperti ruang bawah tanah atau gudang penyimpanan bersuhu rendah (root cellar) biasanya baik digunakan.
    • Perhatikan, kulkas terlalu dingin untuk kentang dan bisa merusak rasanya. Lihatlah bagian artikel di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.[2]
  4. Gambar berjudul Store Potatoes Step 4
    4
    Periksa kentang secara berkala untuk melihat tanda-tanda kebusukan. Jika disimpan menggunakan cara di atas, kebanyakan kentang akan bertahan selama beberapa bulan tanpa masalah. Namun, hal yang baik jika setiap beberapa minggu sekali kentang diperiksa untuk mencari tanda-tanda “bermasalah”. Sebuah kentang yang busuk bisa menginfeksi kentang-kentang lain di sekitarnya, jadi membuang kentang yang rusak sebelum menyebar adalah hal yang penting. Tanda-tanda yang perlu dicari adalah:
    • Menghijau: Muncul warna hijau yang tipis pada kentang. Dagingnya semakin lama akan melunak dan tampak agak layu. Hal ini sering kali disebabkan karena terpapar cahaya. Jika warna hijau yang muncul masih tipis, potong bagian kulit berwarna hijau tersebut sebelum dimasak.[3]
    • Bertunas: Pucuk kecil seperti “tunas” mulai keluar dari kentang. Biasanya disertai dengan kondisi menghijau /melunak. Potonglah tunas tersebut sebelum dimasak jika kentang tidak terlalu lunak atau hijau.
    • Membusuk: Kentang mulai tampak membusuk---baunya tidak enak, teksturnya lunak, dan/atau berjamur. Buanglah kentang busuk dan lepaskan kertas koran yang menempel.
  5. Gambar berjudul Store Potatoes Step 5
    5
    Awetkan kentang untuk penyimpanan jangka panjang. Jika Anda menginginkan kentang tahan lebih lama, cobalah cara yang dijelaskan di bawah ini. Ini juga merupakan pilihan yang baik untuk kentang dengan kerusakan kecil yang rentan membusuk—kentang yang “diawetkan” biasanya memiliki goresan dan memar kecil yang bisa dipulihkan. Untuk mengawetkan kentang:
    • Letakkan kentang di atas selembar koran di tempat yang dingin dan gelap.
    • Naikkan suhunya pada suhu 10-15 derajat Celsius, agak lebih tinggi daripada suhu normal untuk penyimpanan.
    • Diamkan kentang tanpa disentuh. Setelah dua minggu, kulit kentang akan menebal dan kering. Bersihkan kotoran tanah dari permukaan kulit kentang dan simpanlah sesuai dengan petunjuk di atas. (suhunya perlu diturunkan).

Kandungan Kentang

Kandungan nutrisi pada kentang lebih rinci. Nilai nutrisi per 100 g.

(Sumber: USDA)
Energi 70 Kcal 3,5%
Karbohidrat 15,90 g 12%
Protein 1,89 g 3%
Total Lemak 0.10 g 0.5%
Kolesterol 0 mg 0%
Diet Serat 2,5 g 7%
Vitamin
Folat 18mcg 4,5%
Niacin 1,149 mg 7%
Asam pantotenat 0,279 mg 6%
Pyridoxine 0.239 mg 18%
Riboflavin 0.038 mg 3%
Thiamin 0,081 mg 7%
Vitamin A IU 7 <1%
Vitamin C 11.4 mg 20%
Vitamin K 2,9 mcg 2,5%
Elektrolit
Sodium 6 mg 0,4%
Kalium 455 mg 10%
Mineral
Kalsium 10 mg 1%
Besi 0,73 mg 9%
Magnesium 22mg 5,5%
Mangan 0.141mg 6%
Fosfor 61 mg 9%
Zinc 0.33 mg 3%
Phyto-nutrisi
Karoten-ß 4 mcg –
Crypto-xanthin-ß 0 mcg –
Lutein-zeaxanthin 21 mcg

Manfaat Kentang bagi Kesehatan

Dengan mengetahui berbagai khasiat kentang yang akan dipaparkan di bawah ini, diharapkan agar seluruh masyarakat mulai melirik kentang tersebut. Berikut ini manfaat ajaib kentang bagi kesehatan tubuh anda :   
  1. Kentang Efektif Menurunkan Berat Badan Anda. Ini dikarenakan, kentang mengandung jumlah kalori yang relatif kecil atau sekirtar 26 kalori per satu kentang. Kentang juga akan membuat seseorang merasa kenyang lebih lama. Sehingga mampu mengontrol nafsu makan plus menurunkan berat badan anda.
  2. Kentang Berperan Meningkatkan Sistem Kekebalan Pada Tubuh. Ini dikarenakan, kentang ternyata mengandung sumber vitamin C yang dibutuhkan oleh tubuh. Sehingga mampu menghindarkan seseorang dari berbagai serangan penyakit.
  3. Kentang Ternyat Mampu Menurunkan Tekanan Darah. Ini dikarenakan, kentang mengandung kukoamin yang memiliki fungsi menurunkan tekanan pada darah.
  4. Kentang Dapat Melindungi Dari Penyakit Kardiovaskular. Ini dikarenakan, kentang mengandung sejumlah besar flavonoid yang berperan besar dalam menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah serta melindungi arteri tetap sehat dan jauh dari lemak yang menempel.
  5. Kentang Mampu Melindungi Organ Pencernaan Tetap Sehat. Ini dikarenakan, kentang memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Selain membuat pencernaan lebih sehat, kentang juga berperan besar untuk mencegah kanker usus besar. 
  6. Kentang Dapat Mengoptimalkan Fungsi Otak. Ini dikarenakan, kentang memiliki kandungan kadar glukosa yang seimbang, vitamin B kompleks, asam amino serta omega 3. Berbagai nutrisi tersebut dapat membuat kinerja otak lebih cepat dalam hal berpikir dan berkonsentrasi.
  7. Kentang Mengandung Nutrisi Lengkap Untuk Kulit Anda. Ini dikarenakan, kentang memiliki kandungan vitamin C, B-kompleks, kalium, magnesium, zinc serta fosfor. Berbagai nutrisi tersebut dapat membuat kulit selalu sehat. 
  8. Tinggi serat
    Kentang mengandung serat yang cukup tinggi, sejajar dengan roti gandum, sereal, dan pasta. Dengan kandungan serat yang tinggi tersebut, kentang bermanfaat untuk kesehatan sistem pencernaan. Kentang juga sering dilibatkan banyak orang untuk membantu program diet mereka.
    9.Melawan penyakit
    Kentang diketahui dapat membantu mengurangi risiko kanker seperti kanker prostat dan kanker rahim. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa kentang baik untuk melawan penyakit jantung. Kentang mengandung vitamin B6 yang dapat membantu anda untuk melawan gangguan saraf dan pembentukan kristal atau tumor.
    10. Baik untuk kesehatan kulit
    Kentang mengandung vitamin C yang sangat baik bagi tubuh anda terutama kulit wajah. Membalurkan jus kentang di area wajah dapat membuat kulit wajah anda cantik dan bersinar. Seperti halnya timun, potongan kentang yang diletakkan di bagian mata selama 30 menit, diketahui dapat mengurangi pembengkakan dan lingkaran hitam di bawah mata.
    11. Membantu mengurangi kadar kolesterol
    Mungkin anda sering mendengar banyak mitos tentang bagaimana kentang dapat menggemukkan badan. Namun dalam kenyataannya, kentang tidak mengandung kalori yang banyak seperti halnya nasi. Bahkan kentang memberikan efek kenyang yang lebih lama sehingga anda tidak mudah lapar. Selain itu, kentang dapat membantu anda untuk mengurangi kadar kolesterol.
    12. Baik untuk otak
    Kentang kaya akan zat besi dan tembaga yang sangat bermanfaat untuk perkembangan otak.
    13. Membantu mengurangi peradangan
    Jika anda sedang mengalami peradangan baik eksternal maupun internal, kentang bisa membantu anda untuk mengatasi hal tersebut. Kentang merupakan makanan yang mudah dicerna dan mengurangi peradangan pada usus dan sistem pencernaan. Kentang juga dapat membantu mengatasi peradangan atau luka yang ada di mulut. Untuk peradangan eksternal, jus kentang sangat bermanfaat untuk mengobati memar, luka bakar, keseleo, dan bisul. Selain itu, kentang diketahui dapat membantu melawan efek narkotika dan masalah kulit.
    14. Baik bagi penderita batu ginjal
    Kentang memang mengandung zat besi dan kalsium yang juga membantu pembentukan batu ginjal. Namun, kentang sangat kaya akan magnesium yang dapat menolak akumulasi atau deposisi kalsium dalam ginjal dan jaringan lain sehingga kentang terbukti bermanfaat dalam mengobati batu ginjal. Para dokter juga menyarankan penderita batu ginjal untuk melibatkan kentang di setiap makanannya.
    15. Meredakan stres
    Mengandung vitamin B6, kentang sangat bermanfaat untuk menghilangkan stres yang berasal dari pikiran. Kentang membuat hormon adrenalin yang dapat merespon stres, hingga pada akhirnya membuat tubuh menjadi rileks dan memberikan perasaan yang menenangkan.